Perilaku Indonesia

•August 31, 2014 • Leave a Comment

Penyelam TNI AL dan US Navy bekerja sama meneliti kapal perang AS yang tenggelam di Selat Sunda. Mereka memastikan kapal yang ditemukan di sekitar perairan Banten itu adalah, USS Houston (CA 30).

Sebagian besar kapal masih utuh, namun ternyata pelat besi dan paku-paku kapal tersebut sudah hilang dicuri. Tak cuma itu, amunisi yang belum meledak juga raib dimaling. Tentu benda-benda ini berbahaya karena masih bisa meledak.

“Hasil pengkajian menunjukkan orang-orang yang tidak berwenang telah melepaskan paku keling lambung kapal dan pelat besi dari kapal perang tersebut,” demikian keterangan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Selasa (19/8).

Kisah di atas mengingatkan pada humor yang beredar di sosial media. Berikut humor lucu kenapa Pentagon tak berani serang Indonesia:

Setiap operasi militer akan dimulai dengan misi intelijen yang menyamar. Mereka bertugas mengumpulkan data di Indonesia. Nah, kalau sampai ketahuan pihak Indonesia, bisa bahaya. Tak cuma disiksa, personel yang menyamar pasti akan kena peras kiri-kanan.

Kalau sama TKI yang katanya pahlawan devisa saja tega memeras habis-habisan, apalagi pada tentara asing yang tertangkap.

Alasan kedua, tentara Amerika harus siaga 24 jam menjaga kendaraan tempurnya. Meleng sedikit saja, bisa hilang kendaraan tempur macam humvee. Tentara AS tahu betapa piawainya pencuri kendaraan bermotor di Indonesia. Motor dan mobil saja ditinggal sebentar masuk minimarket langsung raib.

Alasan ketiga, tentara AS takut peralatan mereka habis dikilo. Mesin perang mereka sudah diincar oleh juragan besi bekas. Begitu lengah, bermodal las besi dan linggis, tank Abrams andalan AS akan berubah jadi potongan besi siap kilo.

Faktor lain adalah soal pedagang kaki lima. Pentagon sadar jika ada keramaian di Indonesia, maka akan mengundang PKL datang. Nanti camp-camp pasukan AS akan dipenuhi oleh PKL. Mula-mula PKL itu cuma bikin lapak, lama-lama bikin bangunan semi permanen. Begitu mau ditertibkan mereka akan melawan dan mengklaim tanah itu milik mereka.

Masalah lain yang dikhawatirkan Pentagon adalah ganasnya pelajar dan mahasiswa Indonesia. Komandan Delta Force saja khawatir dengan keganasan mereka.

“Teman satu kampus saja dibacok, kampus sendiri saja dibakar. Bagaimana nanti kalau lawan kita,” pikir komandan mereka.

Dengan berbagai pertimbangan itu, Pentagon tak berani menyerang Indonesia.

Mereka dikenal dari pikiran dan Ucapannya

•June 23, 2014 • Leave a Comment

lmu filsafat adalah ilmu yang mencari sedekat mungkin dengan kebenaran dengan melalui berbagai metode berpikir. simak saja beberapa kalimat motivasi, kalimat mutiara nan bijak dari para filsuf terkenal dunia yang mempunyai arti makna yang mendalam:
ARISTOTELES | FILSUF YUNANI
“Tujuan hidup manusia adalah kebahagiaan dan eudaimonia”
“Saat dunia membutuhkan, dan bakat Anda mampu memenuhinya, di sanalah lapangan kerja tercipta”.
“Anda takkan pernah melakukan segalanya di dunia ini tanpa adanya keberanian. Itu adalah kualitas terbesar dari pemikiran setelah kehormatan”
“Kualitas bukanlah tindakan, tapi kebiasaan”
“Janganlah berputus asa. Tetapi jika anda sampai berputus asa, berjuanglah terus meskipun dalam keadaan putus asa”
“Setiap orang bisa menjadi marah, itu adalah hal yang mudah, tetapi menjadi marah kepada orang yang tepat, dengan kadar yang tepat, di saat yang tepat, dengan tujuan yang tepat serta dengan cara yang tepat, bukanlah kemampuan setiap orang dan bukanlah hal yang mudah”
Anda takkan pernah melakukan segalanya di dunia ini tanpa adanya keberanian. Itu adalah kualitas terbesar dari pemikiran setelah kehormatan
CONFUCIUS | FILSUF CHINA
“Seseorang yang melakukan kesalahan dan tidak membetulkannya telah melakukan satu kesalahan lagi. Confucius”
KARL HEINRICH MARX | FILSUF RUSIA
“Para filsuf sampai sekarang hanya menafsirkan dunia.Kini tibalah saatnya untuk mengubah dunia”
LAO TZU | FILSUF CHINA
Lebih baik bertanya sepuluh kali dari pada tersesat.
Memahami orang lain adalah kearifan, memahami diri Anda sendiri adalah pencerahan
Ketenangan adalah sumber kekuatan yang luar biasa.
Dicintai dengan tulus oleh seseorang memberimu kekuatan, mencintai seseorang dengan tulus memberimu keberanian.
PHYTAGORAS | FILSUF YUNANI
“Pukulan dari sahabatmu lebih baik dari pada ciuman dari musuhmu”.
PLATO | FILSUF YUNANI
Orang yang ingin bergembira harus menyukai kelelahan akibat bekerja.
Orang baik tidak memerlukan hukum untuk memerintah mereka agar bertindak penuh tanggung jawab, sementara orang jahat akan selalu menemukan celah di sekitar hukum.
SOCRATES | FILSUF YUNANI
Cobalah dulu,baru cerita. Pahamilah dulu,baru menjawab. Pikirlah dulu,baru berkata.Dengarlah dulu,baru beri penilaian .Berusahalah dulu,baru berhara.
THALES | FILSUF YUNANI
Apabila kamu menasihati orang yang bersalah maka berlemah lembutlah agar dia tidak merasa di telanjangi
IMAM GHOZALI | FILSUF MUSLIM
Belum pernah saya berurusan dengan sesuatu yang lebih sulit daripada jiwa saya sendiri, yang kadang-kadang membantu saya dan kadang-kadang menentang saya.
Yang paling besar di bumi ini bukan gunung dan lautan, melainkan hawa nafsu yang jika gagal dikendalikan maka kita akan menjadi penghuni neraka.
Menuntut ilmu adalah taqwa. Menyampaikan ilmu adalah ibadah. Mengulang-ulang ilmu adalah zikir. Mencari ilmu adalah jihad.
Kalau besar yang dituntut dan mulia yang dicari,maka payah melaluinya, panjang jalannya dan banyak rintangannya.
Kebahagiaan terletak pada kemenangan memerangi hawa nafsu dan menahan kehendak yang berlebih-lebihan.
GOETHE | FILSUF JERMAN
Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan.
GEORG WILHELM FRIEDRICH HEGEL | FILSUF JERMAN
Pekerjaan yang serius adalah pekerjaan yang merujuk kepada sesuatu yang diinginkan.
Semua yang riil bersifat rasional dan semua yang rasional bersifat riil
CHARLES DE MONTESQUIEU | FILSUF PERANCIS
Untuk benar-benar menjadi besar, seseorang harus berdampingan dengan orang lain, bukan di atas orang lain.
MAHATMA GANDHI | FILSUF INDIA
Kepuasan itu terletak pada usaha, bukan pada pencapaian hasil. Berusaha keras adalah kemenangan besar.
FRIEDRICH NIETZSCHE | FILSUF JERMAN
Saya tidak sedih kalau Anda telah membohongi saya, tapi saya justru sedih karena sejak saat itu saya tidak bisa percaya lagi kepada Anda
PAUL TILLICH | FILSUF AMERIKA SERIKAT
Mereka yang berani mengambil risiko kemudian gagal, itu bisa dimaafkan. Mereka yang tak pernah mengambil risiko dan tak pernah gagal, ini adalah kesalahan manusia sepanjang hidupnya.
PHAEDRUS | FILSUF ROMAWI
Siapa pun yang terdeteksi melakukan kecurangan yang memalukan tidak akan pernah dipercaya meskipun mereka berbicara tentang kebenara.
BENJAMIN FRANKLIN | FILSUF AMERIKA SERIKAT
Lebih cepat tidur dan bangun lebih awal membuat manusia sehat, kaya, dan bijaksana.
VOLTAIRE | FILSUF PERANCIS
Semua manusia sama; yang membedakan bukan keturunannya, tapi kebaikannya
Saya tidak setuju dengan kata-kata Anda, namun saya akan membela sampai mati hak Anda untuk mengatakan hal itu.
FRIEDRICH ENGELS | FILSUF JERMAN
Satu ons aksi lebih berharga daripada satu ton teori
HERBERT SPENCER | FILSUF INGGRIS
Tujuan besar dari pendidikan bukan pengetahuan, tapi tindakan (aksi).
ARTHUR SCHOPENHAUER | FILSUF JERMAN
Semua kebenaran di dunia ini harus melewati tiga langkah. Pertama ditertawakan, kedua ditentang dengan kasar, dan ketiga diterima tanpa pembuktian dan alasan
JIDDU KRISHNAMURTI | FILSUF INDIA
Jika kita benar-benar bisa memahami persoalan, jawabannya akan datang sendiri, sebab jawaban tidak pernah terpisahkan dari persoalan.
LAO TSE | FILSUF CHINA
Dia yang mengenal orang lain adalah bijaksana. Dia yang mengenal dirinya sendiri adalah terang. Dia yang dapat mengalahkan orang lain adalah bertenaga. Dia yang dapat mengalahkan dirinya sendiri adalah kuat. Dia yang merasa puas adalah orang yang kaya
Perjalanan seribu Li dimulai dari satu langkah kecil

Jari-jari seorang pemimpin

•June 23, 2014 • Leave a Comment

Belajar Filosofi Kepemimpinan Sejati dari 5 Jari Tangan

Tubuh manusia pada hakekatnya menunjukkan wujud nyata dari jiwa manusia itu sendiri. Berbagai bentuk dari bagian tubuh manusia menyimpan berbagai rahasia kehidupan dan kepemimpinan. Tubuh adalah rahmat dari Allah SWT yang memberikan petunjuk kesempurnaan hidup sebagai manusia. Filosofi ini tercermin dalam jari manusia, sebagai manifestasi dari kekuatan diri manusia.

untuk memahami filosofi lima jari yang ada dalam tubuh manusia. Jari kita terdiri dari lima bagian. Pertama jari ibu atau yang kita kenal dengan jari jempol, kedua jari telunjuk, ketiga jari tengah, keempat jari manis dan kelima adalah jari kelingking. Mari kita renungkan, bagaimana kelima jari kita memiliki kaitan erat dengan leadership yang tertanam dalam diri kita.

Sekarang, bagaimana kita mengartikan kelima jari kita yang memiliki arti kepemimpinan sejati yang berada di dalam tubuh kita.

Pertama, Ibu Jari.
Pemimpin yang bijak adalah orang yang merasa tidak pernah segan dalam memberikan apresiasi, pujian atau sanjungan terhadap orang lain, baik bawahannya, relasi mitranya ataupun lawannya sekaligus. Jiwa sportivitas dan objektivitas menunjukkan bahwa kita berjiwa besar dan cerdas dalam memberikan penghargaan buat orang lain yang telah melaksanakan tugas dengan baik, meskipun dalam wujud satu langkah kecil. Sikap bijak kita melalui simbol ibu jari akan memberikan feedback positif bagi kita maupun orang lain yang kita berikan apresiasi (appreciate) atau sanjungan. Ibu Jari dapat juga diartikan sebagai penghargaan (achievement) orang lain secara ikhlas dan terpuji. Ada nilai kebenaran dalam diri kita. Dan ada pertanggung jawaban (responsibility) baik vertical maupun universal. Pemimpin yang bijak adalah pemimpin yang melalui tahapan kesuksesan yang bermanfaat, artinya sukses yang bermanfaat disini adalah bermanfaat bagi diri dia sendiri, orang lain dan lingkungannya.

Kedua, Jari Telunjuk.
Pemimpin yang bijak adalah seorang pemimpin mampu memberikan perintah maupun tugas kepada bawahannya dengan tegas dan lugas. Pelimpahan wewenang dan tanggungjawab sesuai dengan fungsinya akan memudahkan kita bekerja secara team work yang solid. Pemimpin harus memiliki keyakinan yang memiliki kebenaran. Kuncinya adalah keimanan yang kuat kepada Allah SWT sebagai penciptanya. Pemimpin tanpa iman adalah pemimpin yang zholim dan kejam, dan sebaliknya pemimpin yang beriman adalah pemimpin yang membawa pengikutnya menuju keselamatan. Disisi lain, Pemimpin yang bijak adalah pemimpin yang mampu meyakinkan orang lain mengikutinya menuju kesuksesan. Kedisplinan adalah kunci dari ketegasan dan komitmen. Pemimpin yang bijak juga mampu mengarahkan orang lain menuju yang lebih baik. Orang lain akan mengikuti kita jika arah yang dituju adalah benar. Sifat yang ditunjukkan pada jari telunjuk juga keberanian dan maju selangkah dengan pertimbangan yang matang. Sifat lainnya kepemimpinan kita adalah memerintah. Orang yang dapat memerintah adalah orang yang memiliki tanggungjawab yang lebih besar dari pada orang yang menerima perintah. Oleh karena itu, perintah harus diartikan sebagai wujud kerja sama yang arif baik bagi yang memerintah maupun bagi yang menerima perintah. Oleh karena, itu seringkali jari telunjuk dapat diartikan sebagai pemerintahan. Dalam arti pemerintahan yang melayani dan memberikan terbaik buat rakyat nya.

Ketiga, Jari Tengah.
Kepemimpinan akan terwujud jika kita memiliki kearifan dan kebijaksanaan dalam menghadapi masalah dan menyelesaikan masalah. Seorang pemimpin harus mampu menjadi penengah dan penyelesai masalah (problem solver), bukan problem maker (pembuat masalah). Konflik adalah bagian dari kehidupan. Setiap konflik yang lahir, pemimpin harus mampu menyelesaikan secara adil, menjadi mediator dan negosiator yang baik serta penengah yang jujur. Serta menjadi juru runding yang memiliki integritas yang kuat, sehingga semua orang akan merasakan kemenangan bersama. Tidak ada pihak yang menang dan kalah, namun kemenangan dimiliki oleh semua pihak. Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang dapat diterima oleh semua pihak tanpa ada pihak yang merasa keberpihakan sehingga merugikan pihak lainnya. Sikap penyeimbang terkadang menjadi alternatif dalam menghadapi berbagai masalah dan tantangan. Segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya. Sikap inilah yang dibutuhkan pemimpin yang sebenarnya (the real of leaders)

Keempat, Jari Manis.
Pemimpin tidaklah kaku, namun dia harus memiliki jiwa humoris yang proporsional. Artinya humoris yang pada tempatnya. Pemimpin juga harus memiliki nilai seni yang tinggi dan bersahaja. Bukanlah sikap yang ditunjukkan secara arogan, emosional dan egois. Pemimpin harus dapat menjadi suri tauladan yang baik bagi semua orang dan memberikan perilaku, tutur kata dan sikap yang lembut dan bijaksana. Pemimpin adalah pengakuan dari orang lain yang menghargai dan mendeklarasikan diri pemimpin itu sebagai pemimpin, bukan pengakuan sepihak dari diri seseorang tanpa didukung oleh pengikutnya. Oleh karena itu, pemimpin memiliki ikatan bathin dan simbolistik dengan orang lain. Ada kesetiaan dalam jiwa nya. Ada kekuatan keyakinan untuk bersama dari pengikutnya dan ada ikatan yang suci dalam jiwa yang bersih.

Kelima, Jari kelingking.
Pemimpin tidak dapat ditentukan secara fisik, karena yang menentukan kepemimpinan kita adalah karakter dan nilai (values) dalam diri kita. Pemimpin harus memiliki jiwa memaafkan dan rekonsiliasi. Kita harus mengerti kapan kita harus memaafkan atau meminta maaf meskipun tidak melakukan kesalahan. Maaf bukanlah arti menyerah, namun jiwa besar dalam memberikan perlindungan buat orang lain. Pemimpin juga harus mampu menyelamatkan orang lain meskipun dirinya harus berkorban. Perisai diri bagi orang lain adalah upaya penyelamatan bagi orang lain. Meskipun kecil, namun dirinya selalu menjadi awal pengorbanan untuk menyelamatkan orang banyak.

Akhirnya, kita dapat simpulkan bahwa jari bukanlah pelengkap semata dalam tubuh kita, namun memiliki arti yang luas sebagai manisfestasi kesempurnaan manusia sebagai khalifah di muka bumi ini. Nah, kini saatnya kita mengambil suatu sikap. Kembalilah pada fungsi jari yang kita gunakan, karena setiap jari akan bermanfaat dalam keadaan yang sesuai dengan kondisi yang ada. Kelima jari kita akan memberikan makna yang kuat sebagai pemimpin dimasa yang akan datang. Temukan kepemimpinan itu di jari anda, gunakan tangan mu, kepal jari tanganmu dan wujudkan misi hidupmu!

Bunga Dandelion – Indah, Cantik dan Penuh Arti

•June 12, 2014 • Leave a Comment

Bunga Dandelion – Indah, Cantik dan Penuh Arti

Dandelion-seed-head-blowi-001

Hidup akan terasa sangat berharga, saat hidup ini seperti dandelion,

Dandelion tidak tumbuh sebagai bunga hias yang biasa berada dalam taman – taman kota yang menunjukan keindahannya kepada setiap orang, dandelion yang hidup dan tumbuh di sekeliling ilalang yang jauh dari orang dan ilalang itu yang senantiasa menyembunyikannya dalam rerumputan , tetapi keindahannya tak akan pernah tertutupi sekalipun ilalang telah menjadi bunga matahari.

Bunga Dandelion atau yang biasa dikenal dengan sebutan Bunga Randa Tapak masih termasuk dalam genus Taraxacum dari family Asteraceae. Bunga Dandelion sendiri berasal dari benua Eropa dan Asia. Bunga Dandelion dapat hidup disegala tempat, dimanapun angin yang membawa benih Dandelion berhenti, disitulah Dandelion akan tumbuh. Secara fisik, Dandelion tidak menarik. Mungkin karena bentuknya yang aneh dengan tangkai yang kelihatannya rapuh.

Namun Dandelion sebenarnya banyak mengajarkan kepada kita tentang arti hidup sesungguhnya.

Bunga dandelion dengan tangkainya yang kecil dan sederhana dapat tumbuh di mana saja, tergantung dimana benihnya jatuh. Serpihan-serpihan kecil bunganya yang ringan akan terbang terbawa angin dan menyebar kemana pun ia mau, yang akhirnya akan tumbuh menjadi bunga baru di tempat ia jatuh dan membawa kehidupan baru.

Ya, itulah inti dari kehidupan bunga dandelion yang menyimpan arti yang cukup dalam:
Terbang tinggi dan menjelajah angkasa,tetap berusaha untuk mengejar dan menggapai cita-cita  yang mungkin akan banyak tantangan dalam per jalanannya, namun tidak berhenti untuk mengejar cita-cita tersebut. Jatuh di suatu tempat dan membawa kehidupan baru , Berbaik dengan  kondisi lingkungan , membawa kebahagiaan dan keindahan dimanapun ia berada.

Suatu hari, Peri Flora melihat ada sesuatu yang terbang berwarna putih. Karena penasaran, ia pun menangkpanya. Hap …

Dialog Peri Flora dengan Benih Dandelion
Peri Flora : Kamu siapa? Mengapa kamu begitu kecil? Aku pun tak berasa menangkapmu.

Dandelion : Aku ini benih bunga Dandelion. Tubuhku memang kecil, dan sangat ringan.

Peri Flora : Wah, kamu berani, ya, terbang sendirian..

Dandelion : Ah.. terbang bagiku sudah biasa, Peri. Hembusan angin bisa membawaku ke mana saja mereka mau. Tubuhku terlalu kecil untuk melawan angin.

Peri Flora : O, lalu di mana bungamu?

Dandelion :Mari kutunjukkan di mana bungaku. Akan kuperlihatkan juga teman-temanku. Mereka semua masih bertahan, sebelum akhirnya tertiup angin.

Akhirnya, Peri Flora pun diajak untuk melihat bunga Dandelion sesungguhnya…

Peri Flora : Wah… indah sekali. Seperti bola-bola kapas, yah!

Dandelion : Eits, itu bukan bunga Dandelion, Peri. Yang seperti bola kapas itu hanya benih Dandelion, seperti aku ini!Kalau bunga kami, berwarna kuning.

Peri Flora : Memangnya kamu berasal dari mana, sih ?

Dandelion : Aku berasal dari Asia dan Eropa. Namun karena penyebaran benih Dandelion melalui angin, jadi sekarang kami sudah ada di mana-mana. Kami juga suka dibilang tumbuhan liar. Karena, di mana benih Dandelion jatuh dan mengering, di situlah akan tumbuh bunga Dandelion.

Peri Flora : O iya, katanya bunga Dandelion bisa mengajarkan arti kehidupan, yah? Bagaimana ceritanya ?

Dandelion : Sebenarnya bukan bunga Dandelion, tetapi benihnya. Lihatlah kami. Meskipun kami kecil, tetapi kami berani untuk terbang tinggi dan membawa kehidupan baru di tempat lain. Begitu pun manusia. Jangan suka berkecil hati. Tetapi harus berani menghadapi segala rintangan.

Peri Flora : Wah, bunga Dandelion memang hebat!

Jadi, kita jangan takut untuk ber mimpi menjadi yang apa yang di inginkan, setinggi mungkin. jika kita berusaha maka kita akan mendapatkan benihnya. Semangat!🙂

yang warnanya kuning ini adalah bunga dandelion yang sudah mekar

dandelion

kalau yang berwarna putih seperti bola kapas ini adalah benih bunga dandelion.

dandelion dieng plateau

Kalau benih bunga dandelion ditiup akan berterbangan seperti butiran-butiran salju, cantik ya.

dandelion9

Oiya masih ada lagi nih foto bunga dandelionnya, nihh.. kalau bunga dandelion tumbuh banyak di padang rumput yang subur jadi cantik lohhh… jadi kayak di vidio klip Kuch kuch Hotahai

dandelions

Ayah yang terlalu sibuk

•June 12, 2014 • Leave a Comment

Adalah seorang ayah yang sangat sibuk dengan pekerjaannya. Setiap hari ia berangkat kerja sebelum anak2nya bangun dan pulang kerumah larut malam ketika mereka sudah tertidur lelap.

Suatu hari anaknya yang baru berumur 5 tahun menunggunya sampai malam . Saat melihat ayahnya pulang , anak tersebut langsung menghampirinya dan bertanya ” Ayah, bolehkah saya bertanya sesuatu?” mendapat pertanyaan tersebut ayahnya segera menjawab “Tentu boleh , Ada apa Nak?”. “Berapa penghasilan Ayah perjam??” tanya anak tersebut ingin tahu.

“Kenapa kamu tanya sesuatu yang tidak ada hubungannya denganmu??” ayahnya balas bertanya.

Anak itu tdk menjaw tetapi justru terus mendesak ayahnya dengan pertanyaan yang sama . Setelah dipaks beberapa kali , akhirnya ayahnya menjawab bahwa penghasilannya perjam adalah 100 ribu rupiah, “Bolehkah saya meminta 50 ribu rupiah dari ayah?” tanya anak tersebut dengan nada memohon. Awalnya Ayanhnya keberatan , tetapi karena didesak terus akhirnya ia memberikan juga anaknya uang 50 ribu yang diminta.

Anak itu sangat senang dan berterima kasih kepada ayahnya . Kemudian ia pergi mengambil celengannya dan mengeluarkan uang yang ada didalamnya. Setelah dihitung jumlah seluruhnya 100 ribu rupiah pas. Kemudian anak itu kembali kepada ayahnya “Bolehkah saya membeli waktu ayah satu jam??” dengan mata ber-kaca2  ia melanjutkan ” Bisakah ayah besok pulang lebih cepat dan menemani saya makan malam?” Nada suara anak itu sangat memilukan dan menyentuh………….

anak-dan-bapak

Waktu dan kasih sayang tidak dapat digantikan atau dibeli dengan uang , maka dari itu sediakanlah waktu untuk keluarga dan anak2 karena mereka membutuhkan bimbingan , perhatian , kehangatan , kasih sayang dan waktu Anda.

Kebersamaan itu akan menciptakan kebahagian-kebahagian kecil bagi anda dan keluarga dan yang pasti akan menjadi momen yang sangat bergarga dalam mkehidupan anda dan keluarga anda.

Tikus Generasi Baru

•December 12, 2013 • Leave a Comment

Tulisan ini diinspirasi dari Serial James Bond (007) yang berjudul SkyFall.

Dahulu kala pada era , terkisah suatu Negri yang sangat elok , dan sepanjang pantainya terhampar Nyiur melambai sampai pelosok pedesaan. Rakyatnya sangat makmur dengan penghasilan utamanya adalah kelapa.

tikus

Pada suatu waktu Negeri itu diserang oleh banyak Tikus (Politikus) semua hasil pertanian termasuk Kelapa dilalapnya hampir habis, awalnya kelapa yang muda dilalap kemudian yang tuapun tidak disisakan. segala upaya telah dilakukan, tetapi para tikus2 tersebut sangatlah tamak plus rakus dan membuat rakyat sangat sengsara dan hampir2 seluruh negri dilanda kemiskinan karenanya. konon tikus2 itu terbawa oleh sebuah kapal yang karam setelah dihantam badai, semua penumpangnya habis ditelan ganasnya ombak , kecuali beberapa ekor tikus yang selamat dan terdampar di Negri tersebut. Rakyatpun berputus asa, Kecuali Rajanya.

Sang Raja pun bersabda…, Wahai Rakyatku Kumpulkanlah 450 Tong/drom Kosong yang cukup besar yang kira2 muat 1000 ekor tikus setiap dromnya. dan dalam tong itu isikan 10 kelapa muda dan sebuah kelapa tua dimana pada kelapa tua tersebut dihubungkan dengan pegas penutup tong.

Wal hasil keesokan harinya semua tong tersebut berisi tikus2 yang terperangkap.

Maka bertanyalah Rakyat tersebut kepada junjungannya “Wahai Rajaku , mau diapakan tikus2 yang terperangkap itu, kini terkumpul kurang lebih 450 ribu ekor tikus, Apakah kita tenggelamkan dilaut atau dibakar/ dimusnahkan saja??”,”Wahai Rakyatku, Biarkan saja tikus itu kelaparan dalam tong yang tertutup rapat, tetapi tetap diawasi” kata Sang Raja penuh bijaksana.

Selang beberapa lama tikus yang terperangkap itu sangkin laparnya mereka saling serang dan memakan sesamanya dan akhirnya tinggal seekor  tikus jagoan setiap tongnya.

Rakyatpun melaporkan kejadian itu pada Rajanya “Wahai Junjunganku , Tikus dalam tong itu telah habis dimakan sesamanya, kecuali sekor tikus yang kuat dan gemuk yang berontak terus menerus karena lapar banget”,”Lepaskanlah Tikus2 yang tersisa dan lapar itu ” kata sang Raja, “Kenapa harus dilepas? wahai Rajaku, ntar mereka memakan tanaman kita lainnya” protes rakyatnya,”Nda lah!!, Kamukan telah merubah tikus itu menjadi tikus kelaparan  yang memakan sesamanya. Mereka akan mencari sesamanya yang masih tersebar dinegri ini yang pada akhir akan tinggal satu ekor tikus yang sangat kuat, ganas dan kelaparan dan terus Mampus kalau sudah kehabisan tikus” kata raja meyakinkan.

Dokter vs Hakim

•December 2, 2013 • Leave a Comment

Hakim vs Dokter
Pemberitaan di Media TV perihal Putusan MA atas kasasi Jaksa Penuntut pada kasus Dr Ayu akhir2 ini sangat marak.Pasalnya Hampir semua berita mendukung Putusan tersebut dan mempersalahkan Dr Ayu dan Kawannya. dan terlebih lagi keputusan tersebut telah mengoyak-ngoyak profesi dokter. Layaknya Acara Silet, mengupas hal2 yang dianggap tabu menjadi layak diperbincangkan.
Begitu juga TV one Minggu, 1 Desember 2013 dalam acaranya Damai Indonesiaku Pk 14.00 Wib berjudul Tanggung Jawab Profesi dalam Islam.
Dalam Acara tersebut , tidak terlihat relefansi Judul acara dengan isi / dialog yang dihadiri oleh Masyarakat Muslim . Katanya menurut Agung sipembawa acara mengatakan bahwa acara ini adalah “Forum Saling menasehati”. Tapi kenyataannya malah justru sangat mendeskriditkan profesi dokter dengan mengambil contoh Kasus yang dialami oleh Dr Ayu. Yang ironisnya lagi bahwa Narasumbernya yang katanya seorang pakar Psikologi Hukum yaitu “Reza Indragiri Amriel” telah menambah beban psikologis bagi Masyarakat umumnya dan Profesi dokter khususnya.
Dalam Acara tersebut sangat banyak kata2/dialog yang sangat kontrofersi antara lain:
Dikatakan Dokter dalam sumpahnya diawali “DEMI ALLAH” sedangkan para Hakim dalam mengambil keputusannya bersumpah “DEMI KEADILAN YANG BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”,dpl yang terahir ini bersumpah kepada KEADILAN. Sebagai ummat Muslim, saya tidak dibenarkan bersumpah selain “DEMI ALLAH”, sebagai pakar psikologi hukum dan seorang Muslim, seharusnya si Reza mengomentari dua kalimat sumpah yang sangat berbeda maknanya tersebut,
Dialog selanjutnya si Reza maksudkan ” tidak ada Dokter yang kebal hukum, kalau tidak mau dihukum jangan jadi dokter” dpl kalau jadi dokter maka siap-siaplah dihukum…begitulah kira2 katanya. Tidak sepatutnya si Reza berkata seperti itu, kata2 yang hanya biasanya diucapkan oleh seorang kontrofersial..dan mendekati propokator. Lagi pula si Reza memberikan contoh2 dengan membandingkan perilaku dokter Australia , pemikiran yang biasanya dilakukan secara sangat sederhana Membandingkan Hitam dengan Putih , Baik dengan Buruk, Pahlawan dan Penjahat, Cara befikiran seperti ini menambah kekalutan persepsi masyarakat indonesia kepada Profesi Dokter di Indonesia.
Perlu diketahui bahwa Dokter juga adalah Manusia, Hakim juga adalah manusia , ada yang jahat sepertI Akil Muchtar yang sangat rakus Harta/Uang dan Perempuan. lagi pula ilmu kedokteran dimana2 didunia ini adalah sama. Karena yang dipelajari dari jaman hipokrates atau sebelumnya sampai saat ini yaitu anatomi manusia (dari ujung rambut kepala sampai ujung kaki) yang tidak pernah berubah. Yang berbeda adalah prakteknya saja , kalau dinegara Maju seperti Australia..mereka menawarkan alternatif yang sangat erat kaitannya dengan Pembiayaan dan Garansi.Inilah penyebab Biaya kesehatan di Luar Negeri sangat mahal dibandingkan di Indonesia) Di Luar Negeri persalinan Normal ditangani oleh selefel Bidan,kalau mau ditangani dokter harus dibayar mahal terlebih lagi kalo ditangani seorang ahli Kandungan. Di Indonesia menurut Menkes bolehlah ditangani oleh Dukun
Terlatih. Tarif SC di Australia berfariasi mulai yang murah(ukuran Indonesia sangat mahal) dengan menggunakan Pisau sampai dengan yg mahal menggunakan sinar dan tergantung siapa yang melakukannya, di Indonesia khususnya di RS Pemerintah tarifnya sama sesuai tarif Menkes (dengan menggunakan Pisau tumpul atau pisau tajam sama saja), dikerjakan bidan, dokter umum atau ahli, podowae .
Si Agung pembawa acara TV One melemparkan bola “Demo Dokter” yang disambut oleh si Reza “Itu adalah kesalahan kedua para dokter” katanya, Karena Demo dokter lantas mengaitkan dengan sumpah dokter dan pasien yang terlantar. Sekali lagi saya sebagai Manusia biasa dan sebagai ummat beragama sangat resah kalau ada yang menghina/mempersalahkan Keyakinanku.., sebagi seorang berprofesi dokter sangat tersinggung karena segala upaya yang telah dilakukan dengan “DEMI ALLAH” masih dipersalahkan dengan “DEMI KEADILAN”, Secara psikologis, secara psikologis para dokter atas nama “SOLIDARITAS” menyingsingkan stetoskop turun ke jalan2, sebagai dokter yang juga warga negara di era reformasi pada republik yang menjungjung tinggi demokrasi,
wajarkan pak Reza?? kalau mereka turun kejalan, saya yakin pada hari/jam dokter turun kejalan waktu itu tidak ada pasien gawat darurat yang terbengkalai.Boleh jadi video klip yang ditampilkan seorang nenek yang memperagakan persalinan di WC salah-satu puskesmas di Sumba Timur adalah rekayasa, atau hanya persalinan normal yang nota bene dapat dilakukan oleh dukun terlatih.kalau toh mau dipersalahkan.., persalahkanlah dukun terlatihnya atau puskesmasnya tetapi bukan Dokternya. Seandainya waktu itu  (hari Demo) ada seorang isteri katakanlah Namanya Suaminya adalah Hakim , Isteri Pak Hakim mau melahirkan dan Tuhan menghendaki lain ,Istrinya pak hakim tersebut selamat dengan persalinan normal tetapi bayinya meninggal karena emboli air ketuban (maaf sedikit medis..lihat catatan sebagai penjelasan untuk mereka non medik) , apakah dokter itu dipersalahkan/di pidana?.., Kalau Isteri Pak Hakim tersebut adalah isteri pertama, Pasti Pak Hakim tersebut akan melakukan tuntutan pidana kepada dokter DEMI KEADILAN (karena dokter tidak ada ditempat/kelalaiannya menyebabkan orang meninggal dalam rahim) .Padahal dokter yang bertanggung jawab ditempat itu sementara dalam perjalanan hanya jalannya macet sehingga terlambat, atau dokter tersebut tidak datang karena tidak dihubungi.Lain-halnya Kalau Isteri Kedua/ atau isteri simpanan mungkin pak hakim berterimakasih malah…
Sepertinya Dunia ini tidak bulat lagi tetapi berbenjol akibat permainan kata2.
Pada dialog terakhir…, sepertinya acara di TV One tersebut menggeneralisi r bahwa sebagian praktek dokter di Indonesia kurang berahlak …dengan contoh / membandingkan seorang dokter berpraktek yang dibayar sukarela dengan Dokter bertarif tetap dan Pasti serta dokter menetapkan diagnose Demam berdarah atau Demam Tipoid tanpa pemeriksaan Laboratorium. Sekali lagi membandingkan dokter Australia yang katanya lebih baik dari pada dengan dokter Indonesia…, betul2 acara yang sangat tidak etis.

Disisi lain, saya mencoba melihat kasus ini  yaitu melihat kebelakang dalam posisi diantara selangkang yg tidak layak seperti biasanya yaitu melihat kasus dari posisi duduk atau berdiri yaitu : Pengamatan saya adalah Hakim MA memutuskan yang dilandasi DEMI KEADILAN …,bukan DEMI ALLAH. apalagi Demi Uang, Harta,Wanita dan Jabatan dan jadi  keputusan sangat dipaksakan, sebagai faktanya yang tidak bisa disangkal adalah terbukti ” Dr.Ayu dan kawan2 melakukan Operasi SC menyebabkan orang meninggal Dunia” kata Malpraktek saya sengaja tidak ikutkan karena Dr Ayu telah bekerja sesuai SOP RS (Standar Operation Procedure). begitulah sudut pandang saya melihat kasus ini celah selangkangku. sangat dipaksakan dan besar kemungkinan adalah kesalahan mengambil keputusan

Satu lagi yang mungkin bagus diambil sebagai pertimbangan yaitu Sebagai Manusia biasa mempunya 4 tingkatan kebutuhan. yaitu 1. Makan minum, 2.Laki-laki membutuhkan Wanita, 3.Harta, 4.Jabatan dan 5.Nama Kebesaran dan kekuasaan (Waham). kebutuhan kelima ini tidak wajar dan hanya ada pada orang sakit jiwa lagi Rakus. Saya yakin Hakim MA (khususnya Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung (MA) Artidjo Alkostar hakim Agung yang menjebloskan Dokter Ayu) yang sekarang telah terpenuhi keempat kebutuhan tersebut , selain kebutuhan kelima.Karena tidak mungkin beliau-beliau diangkat /terpilih menjadi hakim kalau sakit jiwa, atau memiliki kebutuhan kelima (Lihat Juga kontroversi fonis hakim)

Sebagai orang awam bertanya2 kenapa Kasus Engelina Sondahk Keputusan peradilan 4 tahun, di MA menjadi 12 tahun penjara dan
Keputusan Peradilan Dr Ayu Bebas, di MA 10 Bulan penjara padahal sama-sama Demi Keadilan …, jawabannya… hanya KEADILAN di MA yang mengetahuinya.., Katanya Hakim pengadilan Tipikor menerapkan pasal berbeda dengan Hakim MA pada kasus ES sedangkan kasus Dr Ayu.., Pengadilan Tinggi menado menerima keterangan MKEK sedangkan MA tidak menerima hanya berdasarkan hasil Visum (Pasien meninggal karena Emboli) yang tidak ada hubungan sebab akibat dari SC, dan ada yang mengatakan bahwa malpraktek yang dimaksud MA adalah memalsukan tanda tangan. dan lainnya mengatakan malpraktek karena dokter tersebut tidak mempunyai SIP (Surat Izin Praktek). coba kata malpraktek diganti kalimat Memalsukan tanda tangan atau Tidak mempunyai izin Praktek.akan terdengar lucu..(selengkapnya lihat  informasi  di Dokter dan Hakim )

Keanehan :

Bisa saja penilaian pengadilan negeri dan hakim Artdjo berbeda dalam menilai masalah medis. Bila perbedaan penilaian masalah hukum tidak masalah. Misalnya dokter Ayu dinyatakan bersalah oleh Hakim negeri Menado dengan menghukum 5 bulan, kemudian hakim tinggi menghukum 10 bulan.
Bila terjadi perbedaan dalam penilaian masalah medis dan  tidak berkaitan dengan masalah hukum merupakan kesalahan fatal. Bila dalam menilai kesalahan medis antara hakim pengadilan negeri dan hakim Agung karena perbedaan persepsi dalam menilai medis maka sangat disayangkan. Dengan data dan informasi yang sama dari pengadilan hakim pengadilan negeri Menado dan Hakim Agung menjadi berbeda.

Hakim Artidjo dan Tidak kebal Hukum, Artidjo Alkostar hakim Agung yang menjebloskan Dokter Ayu menegaskan, tidak ada satu profesi pun yang boleh ditempatkan berada di atas hukum. Hal itu sama saja dengan oligarki. “Jangankan dokter, hakim pun bisa dipidana, bisa dihukum berat. Kok (dokter) merasa mau berada di atas hukum. Tidak boleh di mana pun berada. Tidak ada konstitusi yang membenarkan. Tidak boleh ada arogansi profesi. Semua harus patuh pada hukum,” ungkap Artidjo, Rabu (27/11/2013). Pernyataan tersebut dilontarkan menanggapi aksi demonstrasi yang dilakukan oleh para dokter.

Ada apa dengan Artidjo??. Artidjo sebagai hakim senior berpengalama tidak salah mengemukan opini tersebut. Dalam kepakaran hukum dan integritasnya masyarakat tidak akan ada yang menyangsikan. Tetapi kelemahan Artidjo saat ini hanya karena menilai berdasarkan berkas yang ada

Mungkin jalan terbaik adalah Sebaiknya Presiden membuat PERPU yang isinya:
Mengubah sumpah hakim dalam mengambil keputusan menjadi “DEMI ALLAH” dan Peradilan propessi (dokter) selalu mempertimbangkan Majelis Kode Etiknya atau sejenisnya. karena bila tidak , demo akan berkepanjangan dengan segala bentuk dan dampaknya atau momen ini menjadi pemicu LEDAKAN BIAYA PELAYANAN KESEHATAAN, karena dokter siap-siap mengumpulkan biaya tak terduga di Pengadilan yang pasti akan dibebankan kepada pasien. Sebagai awal reaksi, semua dokter residen di perifer minta kembali, tidak mau lagi melakukan operasi/ praktek kedokteran

Pekerjaan/profesi saya adalah Pemulung uang recehan tapi uang besar boleh juga dan saya mencoba berpikir sebagai Dokter/berprofesi dokter untuk membuat tulisan tersebut diatas

Profesi Dokter sangat berbeda dengan Profesi Dagang, tetapi kalau dokter berdagang maka bertambah sakitlah dunia ini.