Kebijaksanaan untuk Masa Depan

Berlakulah lebih bijak dalam keraguan Anda mengenai masa depan.
Ketidak-pastian masa depan telah menundukkan banyak jiwa
Dan meracuninya dengan dugaan buruk mengenai kesulitan yang akan terjadi.
Dan saat yang mereka duga itu datang, mereka panik dan menyalahkan ketidak-adilan hidup.
Tidak menyiapkan diri saat merasa khawatir adalah pintu masuk menuju hidup yang gelisah.”

Tidak ada seorang manusia pun yang mengetahui (dengan pasti) seperti apa masa depannya – karena memang tidak pernah diberitahu. Masa depan itu masih lebih nyata ibarat mencari sebutir biji kelapa di tengah samudera yang maha luas tidak pasti dan ‘tidak diketahui keberadaannya. Tapi ada satu hal yang pasti  masa depan itu ada! Masa depan akan ‘dimiliki’ oleh setiap manusia dalam hidupnya entah disadari atau tidak

Masa depan adalah pasti dalam ketidakpastian. Gambaran seperti ini memang sudah banyak ‘menenggelamkan’ manusia sekaligus mengubur harapan mereka. Banyak manusia yang ragu akan masa depannya sendiri sementara mereka hanya berpangku tangan, tidak melakukan apa-apa. “Buat apa memikirkan masa depan, nanti saya toh akan begini-begini saja!” atau “Apa mungkin saya akan menjadi seorang yang terkenal sementara saya hanya punya modal begini?”; begitulah yang mereka pikirkan.
Meragukan sesuatu adalah manusiawi – bahkan dalam tingkat tertentu sangat dianjurkan (seperti pemikiran Rene Descartes dengan postulatnya “Cogito ergo Sum” atau “Dubito ergo Sum”)*. Tujuannya hanya untuk mencari cara-cara baru atau memperbaiki cara-cara ‘lama’ dalam memandang dan merespon sesuatu; termasuk masa depan! Tapi jika sudah sampai pada tahap ‘membunuh’ harapan dan meracui pikiran dengan segala hal yang ‘melemahkan’ semangat dan motivasi berusaha, maka keraguan seperti ini tak layak untuk dipertahankan – jika yang memilikinya benar-benar ingin mendapat keberuntungan! Kapan? Ya, tentu saja di masa depan!

Ada begitu banyak contoh yang dapat kita ambil sebagai teladan, yang baik dan yang buruk. Seorang Briptu Norman Kamaru salah satunya, siapa yang pernah menyangka kalau dia akan menjadi seseorang yang terkenal hanya karena ‘aksi lucunya’ di YouTube? Jawabannya tidak pernah! Jangankan orang lain, dia sendiri (mungkin) tidak pernah berpikir sampai ke situ. Yang dia lakukan hanya berusaha ‘memberikan sesuatu yang berguna untuk orang lain’ – sesuatu yang bisa dia lakukan; tidak (terlalu) memikirkan yang lain. Tapi, itulah kenyataannya! Masa depan itu sesuatu yang tidak pasti , Sesuatu yang tidak terukur dengan akal, logika dan perasaan manusia

‘Kenestapaan’ dan ‘kebahagiaan’ itu diciptakan oleh pikiran manusia, sesuatu yang sebenarnya biasa bisa menjadi ‘luar biasa’ di alam pikiran manusia. Jika berpikir yang negatif – khawatir akan menghadapi kesulitan menghadapi masa depan yang dirasa tidak akan bisa teratasi, maka dalam kenyataannya manusia akan benar-benar mengalami hal yang seperti itu pada saat kekhawatiran itu datang. Yang akan timbul kemudian adalah kepanikan – kepanikan yang semakin lama semakin memuncak hingga menyalahkan kehidupan. Pada akhirnya, hidup akan menjadi susah dan gelisah.

“Meragukan sesuatu – termasuk masa depan – tidaklah dilarang; yang tidak boleh itu adalah jika sampai ‘larut’ dalam ‘keraguan’ itu sendiri yang pada akhirnya akan membuat kita ‘terlena’ dan tidak tegas dalam memperbaiki diri dalam kesegeraan waktu dan kesekecil-kecilnya perbuatan. Bijaksanalah dalam memandang dan menyikapi sesuatu

 

 

~ by Nina on January 2, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: