Kado untuk sahabat

Embun air mata menetes perlahan
Dalam hijau pucuk dedaunan
ketika persahabatan bermandi cahaya
Tanpa celah nafas rindu bertanya

Memupus sebiduk penantian khayal
terlanjur tereguk aroma mewangi
Beralaskan angin kau tiup hirupan pesona
Terlanjut membasahi sebuah nuansa kisah kita

Ketika hati terberi tak terpendar
Kutapaki jejak langit memenjarakanku
aku terlempar aku terhanyut aku terbuai
Dalam sebuah anggur senyum yang terkulum
Mengingat engkau Sahabatku………

Dulu kita dapat tertawa bersama
Tinggalkan cerita yang begitu indah
Kita tlah mengukir cerita yang indah
Kini terpendam di hati yang sepi

Ada cerita tentang aku dan kamu
Yang selalu hadir dalam suka duka
Semua cerita yang kita jalani bersama
Membuat kita terjerat dalam indahnya tawa

Teringat akan kenagan indah denganmu
Wahai sahabat yang setia
Kudengar kabar dalam kesendirianmu
Menatap Dunia yang penuh suka dan duka

Disana…, kau terdiam dalam kesendirian
Mematri diri dari ketidakpastian
Menanti janji yng tidak berpendirian
Mencari hati tanpa perasaan

Disana…, Kau terlena dalam kesendirian
Tanpa sadar terjebak karena keinginan
Mengikuti arus yang menenggelamkan
Hanya kenikmatan sesaat yang kau hiraukan

Wahai hati yang masih suci
Kembalikan jiwa yang putih
Jangan kau cabik rasamu jadi perih
Terbenam dalam resah tak terperi

Mungkin waktu kan terus berlalu
Membawa buih-buih pergi menjauh.
Dan manusia hanyalah butir pasir berserak di hamparan zaman
Yang mengikuti kemana angin takdir berhembus.

Dan mungkin waktu melapukkan batu
Membuat besi menjadi karat
Mengubah dunia menjadi tidak seperti yang kita kira dan angankan.
Walau sungguh pun waktu berkuasa
Persahabatan sejati takkan mudah pudar olehnya.

Akan kenangan saat mimpi-mimpi bersemi semerbak
Dan akan kenangan saat mimpi-mimpi terhempas berkeping di jalan berlubang kehidupan
Dan kau ada di sana sebagai sahabat yang memahami segala keluh kesah.
Atas kebaikan yang mungkin tidak kau sadari
Oleh sekedar canda yang membuat hidup ini lebih memiliki arti
Menjauhkan rasa nyeri sedari.

Dan sahabat, jika apa yang kita miliki memang persahabatan yang tulus
Maka ada tali silaturahmi yang mesti kita jaga.
Walau jarak merenggangkan ikatan
Dan harapan-harapan membawa kita berlayar ke negeri-negeri asing
Ketahuilah bahwa ada seorang sahabat yang akan membantumu jika engkau membutuhkannya.

Kado ini tak lebih berharga ketimbang kebaikanmu selama ini
Hanya sekeping tanda mata agar kau tak lupa
Bahwa ada – ada bahagia untuk menjadi seorang saudara.

~ by Nina on January 26, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: