Bertanyalah kepada Binatang ( Burung)

Seri Belajar dari Binatang

Jika engkau terbangun bersama mentari pagi…terdengarlah kicauan burung yang sementara berzikir, mereka tidak pernah berlama-lama bertengger didahan/ranting , bersegera untuk terbang bertebaran mencari makan atau bersama sama saling bahu membahu membuat sarang, mencari makan sekedarnya dan mengutamakan anak2nya yang masih tumbuh berkembang disarangnya, selalu pulang kesarangnya sebelum magrib untuk memberi kehangatan pada anak2nya. 

Tetapi bertanyalah kepada binatang, maka engkau akan diberinya pengajaran, kepada burung di udara, maka engkau akan diberinya keterangan.– Ayub 12:7

Jika ada kategori satwa yang paling sering membuat manusia iri, mungkin itu adalah burung.
Terciptanya pesawat terbang adalah salah satu bukti. Begitu perkasanya burung rajawali mengarungi angkasa bahkan menjadi inspirasi kitab Yesaya. Burung pipit yang selalu mengajarkan tentang hal kekhawatiran dan merpati untuk mengajarkan ketulusan. kicauan dan alunan suara merdu burung bahkan bisa membuat mereka rela merogoh kocek. Apa lagi yang dapat kita pelajari dari kehidupan burung? Berikut beberapa di antaranya:

1. Ketekunan. Pernahkah Anda melihat sarang burung? Burung membuat sarangnya dari ranting, daun, atau bahan-bahan lain, satu persatu. Kadangkala bahan-bahan itu juga diambil dari tempat yang cukup jauh. Tak jarang, karena cuaca buruk atau ulah hewan dan manusia, sarang itu rusak. Tapi, mereka akan tetap kembali membangun sarangnya sampai induk burung bertelur.


2. Kerja sama. Burung yang bermigrasi selalu terbang dalam kelompok. Ini dilakukan karena perjalanan yang akan ditempuh bisa sangat jauh, bahkan sampai ke belahan dunia yang lain. Anda mungkin pernah menyaksikan burung-burung yang membentuk formasi tertentu untuk saling mendukung dan menopang satu sama lain.

3.  Burung-burung harus tetap terbang keluar dari sarangnya yang nyaman untuk mencari makanannya sendiri.

Peringatan untuk Manusia!!!, ada manusia yang punya kemampuan dan kecerdasan justru hanya menunggu uluran tangan pertolongan, tanpa mau keluar dan mencarinya, Ada  manusia justru lebih suka berperang dan saling menjegal , Ada manusia justru segera menyerah saat hidupnya mengalami guncangan.
Allah menciptakan burung supaya kita juga belajar dari mereka. Siap? 

Burung Merpati


Merpati adalah burung yang tahu kemana dia harus pulang. Betapapun merpati terbang jauh, dia tidak pernah tersesat untuk pulang. !
Merpati adalah burung yang romantis.ketika sang jantan bertalu-talu memberikan pujian, sementara sang betina tertunduk malu. Mereka tidak pernah  mereka saling mencaci!
Merpati tahu bagaimana pentingnya bekerja sama. Sang jantan dan betina saling silih berganti membawa ranting untuk sarang anak-anak mereka. Apabila sang betina mengerami, sang jantan berjaga di luar kandang. Dan apabila sang betina kelelahan, sang jantan gantian mengerami. mereka tidak pernah saling melempar pekerjaan

Burung Gagak 
Konon ada yang mempercayai sebagai burung pembawa sial, ternyata banyak hal yang bisa kita pelajari dari burung gagak
Burung gagak merupakan hewan sosial. Mereka selalu mencari makanan secara berkelompok dan terorganisasi. Mereka juga tidak segan-segan saling berbagi makanan.
Ketika satu burung gagak terluka maka gagak yang lain akan datang membantu, bahkan terkadang bisa puluhan gagak berkumpul untuk menolongnya.
Setiap sore hari gerombolan gagak akan berkumpul bersama dan berbagi informasi tentang apa yang mereka alami sepanjang hari. Dengan saling bertukar informasi, para gagak akan memberitahu dimana letak sumber makanan potensial untuk kelompoknya.
Gagak ternyata mereka memiliki standar etika yang tinggi dikelompoknya. Jika seekor gagak tidak berbagi tentang informasi dan makanan dengan sesamanya, maka sang gagak akan mendapatkan hukuman. dicakar dan dipatok oleh teman2nya.
Gagak mempunyai sifat interfensi yang tinggi, dengan berani mendekati manusia untuk memeriksa apakah ada makanan yang dibawa, bila perluseekor gagak mengambil makanan dari tangan manusia.
Dibandingkan dengan burung rajawali dan elang, burung gagak memang memiliki ukuran yang kecil. Walaupun demikian, tidak menyurutkan niat mereka untuk mengambil makanan dari cakar kedua burung besar tersebut.
Gagak dibalik warnanya yang terlihat sangat hitam kelam, ternyata memiliki sekumpulan warna berbeda seperti warna ungu, hijau, biru dll. Bahkan, burung gagak ternyata sangat rajin membersihkan dirinya.
Gagak terkenal sebagai satu diantara hewan yang pintar di dunia. Mereka mampu mengingat beberapa hal sangat baik dan bahkan memiliki kemampuan menyusun suara yang bagus setara dengan kemampuan bahasa manusia primitif.
 
Burung Angsa
Di negara 4 musim, maka saat musim gugur, akan terlihat rombongan Angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari musim dingin. Angsa-Angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf “V”

Kenapa harus seperti huruf V?
Kepakan sayap Angsa di depan, memberi “daya dukung” bagi Angsa di belakangnya. Angsa di belakang tidak perlu susah-payah menembus airwall di depannya. Hasilnya, seluruh kawanan Angsa dapat menempuh jarak terbang 71 % lebih jauh dari pada kalau setiap Angsa harus terbang sendiri-sendiri.
(Bila arah dan tujuan kita sama, dan kita mau saling berbagi dalam perserikatan, maka pencapaian tujuan kita akan menjadi lebih cepat dan lebih mudah)
Kalau seekor Angsa terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan Angsa di depannya.(tetap berada dalam perserikatan bersama partner lain dan pengelolanya. membuka diri untuk menerima dan memberi bantuan dari dan kepada partner lainnya. Lebih sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya bersama-sama dalam perserikatan yang akan menjadi milik bersama.)
Ketika Angsa pemimpin yang terbang di depan menjadi lelah, ia terbang memutar ke belakang formasi, dan Angsa lain akan terbang menggantikan posisinya.(tugas-tugas yang sulit dan penuh tuntutan secara bergantian dan memimpin secara bersama. yakin potensi semua partner)
Angsa-Angsa yang terbang dalam formasi mengeluarkan suara riuh-rendah dari belakang memberi semangat kepada Angsa yang terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.(ucapanNya akan memberi dukungan kekuatan,bukan melemahkan. Semua partner dalam perserikatan akan saling memperkuat, sehingga hasil yang dicapai akan menjadi lebih besar.Dukungan dalam satu kesatuan hati dilandasi nilai-nilai luhur adalah kualitas suara dan ucapan partner yang diharapkan bersama oleh semua partner dalam perserikatan ).
Ketika seekor Angsa menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua Angsa lain akan ikut keluar dari formasi bersama Angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka tinggal dengan Angsa yang jatuh dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat terbang lagi, tidak sampai mati. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.(seekor Angsa, akan tinggal bersama partner yang berada dalam kesulitan, seperti ketika segalanya baik, dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat bangkit kembali.)

Burung Eang

Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang di dunia, dapat mencapai 70 tahun. Tapi untuk mencapai umur itu seekor elang harus membuat keputusan besar pada umurnya yang ke 40 tahun.
Saat umur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruh menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dada. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal, sehingga menyulitkan saat terbang.
Saat itu, ia hanya mempunyai 2 pilihan: menunggu kematian atau menjalani proses transformasi yang menyakitkan selama 150 hari.
Saat melakukan transformasi itu, ia harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti dan tinggal di sana selama proses berlangsung.
Pertama, ia harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan.
Lima bulan kemudian, bulu-bulu yang baru tumbuh sempurna. Ia mulai dapat terbang kembali.
Dengan paruh dan cakar baru, ia mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!Dalam kehidupan, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang BESAR untuk memulai sesuatu proses PEMBARUAN. Berani membuang kebiasaan-kebiasaan lama yang mengikat dan melekat kuat, meskipun itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan membuat kita terlena. Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal baru, kita mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian kita sepenuhnya dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan. Tantangan terbesar untuk berubah ada di dalam diri sendiri.
Mari kita menjalaninya dengan penuh semangat pembaharuan hidup.

This slideshow requires JavaScript.

 

~ by Nina on July 2, 2012.

2 Responses to “Bertanyalah kepada Binatang ( Burung)”

  1. sangat terinspirasi, tapi terkadang melakukan itu lebih susah..
    maka dri itu ada ungkapan “tak ada manusia yang sempurna”🙂
    keep spirit..!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: