Saat Keinginan tidak sesuai Harapan

Kalau kata orang banyak hidup itu “keras” ya memang , tidak hanya keras tetapi hidup pun sulit untuk di tebak karena yang tahu hanya sang maha tahu Alla swt .

Kemudian saya bertanya dalam hati…Hidup ini keras dibandingkan dari apa???

Hidup ini singkat , karena yang bernyawa pasti akan kembali ke pangkuan sang pemberi kehidupan yaitu lewat kematian .
Yang selalu menyertai kehidupan , yaitu masalah . Masalah yang saya hadapi mungkin menurut saya  itu terlalu sulit , dan sekarang pun saya masih belum bisa menerima keadaan apa yg sudah saya alami , kalo masalah bisa selesai lewat air mata sujud syukur deh tapi sayang masalah itu bukan untuk di tangisi namun dihadapi . semoga Allah memberikan hikmah dari masalah yang Dia berikan walaupun sesungguhnya aku tidak menginginkan semua ini terjadi

Lain cerita yang terjadi pada sahabat saya..

Saya terkesan dengan salah satu perjalanan hidup seorang sahabat, saat ia lahir kedunia Allah memberinya fisik yangtidak sempurna di salah satu bagian tangan kirinya. Saya sendiri tidak bisa membayangkan andai cacat fisik yang dimilikinya terjadi padaku.

Seiring berputarnya masa, ia tumbuh menjadi seorang pemuda yang hidupnya banyak didedikasikan mengajar anak-anak membaca qur’an dan ilmu-ilmu agama lainnya. dan sepertinya dia sangat menikmati masa-masa itu. 
 
Hingga terjadilah sesuatu yang sangat tidak dia inginkan dan sempat frustasi dengan masalah yang menderanya. Waktu itu, ia harus dihadapkan pada kenyataan dimana tempat yang bisa dia gunakan mengajar anak-anak santri diperselisihkan oleh para tokoh masyarakat yang menginginkan terjadinya sususan kepengurusan di Madrasah yang sudah ia rintis dari nol bersama para sahabatnya.  
Dengan mencoba berlapang dada, ahirnya ia dan sahabatnya menuruti keinginan sebagian tokoh masyarakat menyerahkan kepengurusan Madrasah kepada pihak yang telah dipilih.
 
***
 
Beberapa Saat itu kemudian , ia datang padaku mengutarakan maksudnya yang ingin segera menikah. Hingga akhirnya saya pun gagal menemukan perempuan yang mahu menikah dengannya. Ya.. mungkin karena cacat fisiknya hingga dia sulit mendapatkan jodohnya. Saat itu dia sudah yatim piatu, sedang yang dijadikannya tumpuan hanyalah para saudara kandungnya yang diharapkannya tahu akan keinginan hatinya untuk segera menikah.
 
“Masya Allah..” aku sempat heran dengan keluarganya, seolah mereka malu untuk mencarikannya jodoh karena fisiknya yang tidak sempurna. Sampai ada yang bilang “apa ada yang mahu sama dia..?”.
 
Namun Alhamdulillah, selang beberapa tahun Allah mempertemukan dia dengan seorang wanita yang bersedia menerimananya apa adanya.
 
Setelah melalui proses yang amat rumit, ahirnya proses pernikahanpun berjalan dengan tanpa kendala yang berarti.
 
Mungkin sahabat saya ini membayangkan, setelah dia menikah kehidupannya lebih tentram dan bahagia. Tapi yang terjadi ternyata tidak sesuai dengan keinginan yang selama ini ia harapkan.
 
***
 
Hubungan dengan para saudaranya yang sebelum menikah bisa dikatakan baik-baik saja berubah menjadi pertikaian
 
Harta warisan adalah ujung permasalahannya. Sebenarnya sebelum kedua orang tuanya meninggal, sudah diberi bagian-bagian tersendiri, namun sayangnya ada satu saudaranya yang memutar balikkan fakta, karena dia (saudaranya) ingin menguasai sebagian harta yang sudah menjadi haknya.
 
Dia sangat berduka, dia tidak mempunyai pekerjaan tetap yang bisa menopang rumah tangganya, sementara sang isteri sering sakit-sakitan . Hingga diapun masih menitipkan isterinya pada mertuanyanya, karena ia tidak mampu membiayai pengobatan sang isteri.
 
Seperti yang dia sering katakan, dia sering menjerit dan menangis tiap malam. Dalam keadaan tidak berdaya ia malah dijauhi dan difitnah oleh saudaranya yang ingin merebut satu-satunya warisan yang ia miliki. 
Saya hanya bisa mengatakan, “Mas …sabar ya !!, inilah cara Allah untuk mengangkat tinggi derajatmu…”.
 
***
 
Saat keinginan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, yakinlah bahwa Allah masih menyimpan anugerah yang akan diberikan sambil menunggu waktu yang benar-benar tepat untuk memberikan pada kita.
 
Kadang kita sering merasa bahwa hidup ini tidak adil, dan tidak diperdulikan oleh Tuhan. Maka yakinlah bahwa perasaan seperti itu merupakan salah satu tipudaya Setan.
 
Semoga, Allah senantiasa menganugerahkan sifat sabar kepada saya, dia dan anda semua…. Amiin.
sumber ahmadfarieds.blogspot.com

~ by Nina on August 6, 2012.

One Response to “Saat Keinginan tidak sesuai Harapan”

  1. Benar sekali. .kalau ALLAH tidak memberikan apa yg kita mau. . tapi apa yg terbaik untuk kita. .kadang perasaan kita dipermainkan agar kita smakin dekat. . dan semakin yakin bahwa smua berjalan atas KEHENDAKNYA. .agar kita snantiasa sabar. .dan meraih kbaikan atas semuanya amin. .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: