Bahasa Burung

Bahasa Burung

Salah seorang sahabat dari Sulawesi, Dalam pengembaraannya, Daeng singgah di ibukota. Di sana langsung timbul kabar burung bahwa Daeng telah menguasai bahasa burung-burung. Raja sendiri akhirnya mendengar kabar itu. Maka dipanggillah Daeng ke istana.

Saat itu kebetulan ada seekor burung hantu yang sering berteriak di dekat istana. Bertanyalah raja pada Daeng, “Coba katakan, apa yang diucapkan burung hantu itu!”

“Ia mengatakan,” kata Daeng, “Jika raja tidak berhenti menyengsarakan rakyat, maka kerajaannya akan segera runtuh seperti sarangnya.”

Seputar Bahasa Burung

Dalam Mitologi, literatur abad pertengahan dan okultisme, bahasa burung dipostulasikan sebagai sebuah bahasa yang mistis, bahasa ilahi yang sempurna, bahasa hijau, Bahasa Adam, Bahasa Enochian, Bahasa Malaikat atau sebuah bahasa mistis atau magis yang digunakan oleh burung untuk berkomunikasi dengan yang lain.

Sejarah
Dalam Agama Proto-India-Eropa, perilaku burung telah lama digunakan untuk tujuan ramalan oleh augur. Menurut Walter Burkert, kebiasaan tersebut mungkin berakar dari masa Paleolitik saat, selama Zaman Es, manusia mencari bangkai dengan mengobservasi burung-burung pemulung.

Ada juga contoh kontemporer komunikasi dan simbiosis burung-manusia. Di Amerika Utara, gagak dikenal mengarahkan serigala (dan pemburu asli) ke mangsa yang mereka tidak bisa konsumsi.Di Afrika, Greater Honeyguide dikenal membimbing manusia ke sarang lebah dengan harapan bahwa sarang akan dilumpuhkan dan dibuka untuk mereka.

Sejak Renaissance, kicau burung menjadi inspirasi bagi bahasa rekayasa ilmu sihir, dalam bahasa musik tertentu. Bahasa siul yang didasarkan pada bahasa alami yang diucapkan juga terkadang disebut sebagai bahasa burung.

Mitologi
Mitologi NordikDalam mitologi Nordik, kekuatan untuk memahami bahasa burung adalah tanda kebijaksanaan yang besar. Tersebut Dewa Odin memiliki dua burung gagak, yang disebut Hugin dan Munin, yang terbang di seluruh dunia dan menceritakan Odin apa yang terjadi di antara manusia.

Raja Swedia legendaris Dag the Wise begitu bijak sehingga ia bisa memahami apa kata burung. Dia memiliki rumah burung pipit jinak yang terbang di sekitar dan membawa pulang berita kepadanya. Pernah, seorang petani di Reidgotaland membunuh burung pipit tersebut, yang menyebabkan sebuah retribusi yang mengerikan dari Swedia.

Kemampuan ini juga bisa diperoleh dengan mencicipi darah naga. Menurut Peotic Edda dan kisah Völsunga, Sigurd tak sengaja mencicipi darah naga saat memanggang jantung Fafnir. Ini memberinya kemampuan untuk memahami bahasa burung, dan hidupnya terselamatkan saat burung-burung mendiskusikan rencana Regin untuk membunuh Sigurd. Melalui kemampuan yang sama Aslaug, putri Sigurd itu, mengetahui suaminya Ragnar Lodbrok, dengan wanita lain 

Ukiran abad ke-11 dari Ramsund di Swedia menggambarkan bagaimana Sigurd belajar bahasa burung, dalam Poetic Edda dan kisah VölsungaUkiran Ramsund abad ke-11 di Swedia menggambarkan bagaimana Sigurd belajar bahasa burung, dalam Poetic Edda dan kisah Völsunga.
  • Sigurd duduk telanjang di depan perapian menyiapkan hati naga, dari Fafnir, untuk ayah angkatnya Regin, saudara dari Fafnir. Hati tersebut belum matang, dan Sigurd memegangnya, dia membakar dirinya sendiri dan memasukkan jarinya ke dalam mulutnya. Karena ia sudah mencicipi darah naga, ia mulai mengerti suara burung.
  • Burung-burung mengatakan bahwa Regin tidak akan menjaga janjinya untuk tetap berdamai dan akan membunuh Sigur, sehingga menyebabkan Sigurd memotong kepala Regin.
  • Regin tewas disebelah kepalanya sendiri, peralatan tempanya yang digunakan membuat pedang Gram-nya Sigur terjatuh disekitarnya, dan
  • Kuda Regin dimuati dengan harta naga.
  • adalah kejadian sebelumnya saat Sigur membunuh Fafnir, dan
  • memperlihatkan Ótr dari kisah bermula.

Dalam puisi eddic secara tak langsung berkaitan dengan tradisi Sigurd yang bernama Helgakviða Hjörvarðssonar, suatu alasan kenapa seseorang bernama Atli memiliki kemampuan yang tidak bisa dijelaskan. Anak Tuannya Atli, Helgi, akan menikahi yang rupanya bibi dari Sigurd, Valkyrie Sváfa.

Mitologi Yunani
Menurut Apollonius Rhodius, pemimpin dari kapal Jason, Argo, terbuat dari oak dari kuburan suci di Dodona dan dapat berbahasa burung. Tiresias juga dikatakan diberikan kemampuan memahami bahasa burung oleh Athena. Bahasa burung dalam mitologi Yunani bisa didapat dengan kekuatan sihir. Democritus, Anaximander, Apollonius of Tyana, Melampus dan Aesopus semuanya dikatakan memahami bahasa burung.

Mitologi Afro-Asiatik
Dalam Sufisme, bahasa burung adalah bahasa malaikat yang mistis. Conference of the Birds (mantiq at-tair, Konferensi Burung) adalah sebuah puisi mistis terdiri dari 4647 ayat dari abad ke 12 Persia oleh pujangga Farid al-Din Attar.

Dalam Jerusalem Talmud (Louis Ginzberg, Legends of the Jews, 1909), kebijaksanaan Sulaiman yang terkenal dikarenakan ia dianugrahi memahami bahasa burung oleh Tuhan.

Di Arab Mesir, penulisan hieroglif disebut dengan “huruf burung”. Di Mesir Kuno sendiri, bentuk hieroglif dari menulis dinamakan menu-netjer (“perkataan dewa-dewi” atau “bahasa ilahi”).

Cerita RakyatKonsep ini juga diketahui dari banyak dongeng (termasuk dari Welsh, Rusia, Jerman, Estonia, Yunani, Roma), dimana biasanya tokoh utama diberikan kemampuan memahami bahasa burung baik itu lewat transformasi sihir, atau sebagai anugrah oleh raja burung. Burung-burung kemudian memberitahu atau memperingati si pahlawan tentang suatu bahaya atau harta tersembunyi.

Alkimia Di Kabbalah, sihir Renaissance, dan alkimia, bahasa burung dianggap rahasia dan bahasa yang sempurna dan kunci kepada pengetahuan sempurna, terkadang disebut dengan langue verte, atau bahasa hijau (Jean Julien Fulcanelli, Heinrich Cornelius Agrippa de occulta philosophia).

Literatur dan Kultur
Bandingkan juga antara Birds dari Aristophanes dan Parliament of Fowls oleh Chaucer.

Pada abad pertengahan Prancis, bahasa burung (la langue des oiseaux) adalah sebuah bahasa rahasia dari Troubadour, berhubungan dengan Tarot, diduga didasarkan pada permainan kata-kata dan gambar simbolisme dari homophony, misalnya sebuah penginapan disebut dengan au lion d’or “Singa Emas” diduga merupakan “kode” untuk “au lit on dort “di kasur tempat seseorang tidur”  (perlu diketahui bahwa permainan kata-kata tidak mungkin ada pada abad pertengahan, secara akhiran t diucapkan sejak Prancis Pertengahan, contohnya mengambil kata pinjaman ‘bonnet’).

Bahasa buatan zaum daru Futurism Rusia dianggap sebagai “bahasa burung” oleh Velimir Khlebnikov.

“Bahasa burung” (Die Sprache der Vögel) adalah sebuah film Jerman tahun 1991. Jean Sibelius menulis mars pernikahan berjudul “Bahasa burung” ditahun 1991. Penulis buku anak-anak Rafe Martin telah menulis “Bahasa Burung” sebagai suatu adaptasi dari dongeng Rusia; ia dijadikan opera anak-anak oleh komposer John Kennedy.

Dalam buku pertamanya, Jonathan Strage & Mr Norrell, Susanna Clarke, dalam catatan kaki palsunya, mengacu ke sebuah buku berjudul, “The Language of the Birds.” Ia mengacu kepada karakter fiksi Raven King.

A Bird in Your Ear adalah sebuah opera oleh komposer Inggris/Amerika David Bruce diambil dari kisah rakyat Rusia, The Language of the Birds, dengan syair dibuat oleh Alasdair Middleton. Ia ditugaskan oleh Bard College, NY dan pertama ditampilkan disana pada Maret 2008. Penampilan selanjutnya dilakukan oleh New York City Opera di tahun 2009

Sumber : Bahasa Burung 












~ by Nina on August 7, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: