Dari Sahabatku

Hidup ini bagaikan sebuah titisan yang perlu dilalui oleh setiap insan di dunia ini. Oleh itu merentaslah di titian yang teguh yang dibina dari kayu kayu keimanan yang kukuh..

Lihat pada permukaan..
Nampaknya terlalu tenang..
Tapi di dalam hati yang terpendam persoalan..
Perlukah aku khabarkan yang ku alami..
Apakah akan terjawab semua..
Perlukah aku bukakan keaibanmu..
Semuanya terletak dalam hati kecilku..
Segala kebenaran atau penjelasanku..
Mempunyai berbagai tafsiran tersembunyi..
Ku mohon padaMu Tuhan..
Berikanlah kekuatan..
Untukku menghadapi semua ini..
Tuhan ku terus berserah..
Berikan aku hidayah..
Agar tidak tersalah arah dan tersilap langkah..
 

Bagaimana kau merasa bangga
Akan dunia yang sementara
Bagaimanakah bila semua hilang dan pergi
Meninggalkan dirimu
Bagaimanakah bila saatnya
Waktu terhenti tak kau sedari
Masihkah ada jalan bagimu untuk kembali
Mengulangkan masa lalu
Dunia dipenuhi dengan hiasan
Semua dan segala yang ada
Akan kembali kepadaNya
Bila waktu telah memanggil
Teman sejati hanyalah amal
Bila waktu telah terhenti
Teman sejati tinggallah sepi

Ku bersujud padaMu..
Dan pasrahkan diri dike-Maha-anMu..
Ku berlindung selalu pada dosa-dosa..
Dan setiap salahku..
Kau jagalah lindungilah cintailah aku..

Setiap detik yang berlalu..
Menghitung diriku..
Bertanya padaku..
Akankah sia-sia bila akhir waktu..
Datang memanggilku..
Kau jagalah lindungilah selamatkan aku..

 Jagalah diriku jagalah diriku..
Lindungi lindungi lindungilah aku ini..
Jagalah cintai lindungi selamatkan..
Ya Allah..

Satu sahaja yang tidak akan dimamah usia, sifat keperempuanan yang dipupuk dengan iman dan ibadah.
 
 
 

Ingin lebih cantik dan menarik?

Pertama kali aku tergugat
Dalam setiap kata yang kau ucap
Bila malam telah datang
Terkadang ingin ku tulis semua perasaan

Kata orang rindu itu indah
Namun bagiku ini menyiksa
Sejenak ku fikirkan
Untuk ku benci saja dirimu
Namun sulit ku membenci

Pejamkan mata bila
Ku ingin bernafas lega
Dalam anganku aku berada
di satu persimpangan
Jalan yang sulit ku pilih

Ku peluk semua indah hidupku
Hikmah yg ku rasa sangat tulus
Ada dan tiada cinta
Bagiku tak mengapa
Namun ada yang hilang separuh diriku

 Lewat ini ku rasakan
Kasih kian ku dambakan
Resah hati yang ku pendam
Pada takdir dan harapan
Detik waktu dan suratan
Siapa tahu ketentuan
Ku mencari cahayanya
Dalam bayang kegelapan
Nasib hidup dan pilihan
Lain hukum setiap insan
Mengharapkan prjalanan
Dalam maya kesamaran
Aku kembali
Kerana masih mencari yang hakiki
Sinar pasti
Janji suci yang abadi
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: